Ujian SIM C

Karawang, 30 Mei 2011

Pagi itu sekitar jam 8.30 aku datang ke Polres di kota tempat tinggalku. Aku sempat lupa arah jalan Polres itu, dikarenakan aku sudah lama di luar kota dan sangat jarang melewati Polres tersebut, secara belum punya SIM dan takut ada razia. Sekitar 30 menit dalam perjalanan akhirnya aku telah sampai di depan Polres, aku masih bingung tempat pembuatan SIM dan aku pun bertanya kepada polisi yang sedang berjaga.
Polisi = “mau kemana de”
Aku = “mau membuat SIM pak”
Polisi = “SIM apa? A apa C ”
Aku = “SIM C pak”
Polisi = “mau nembak apa di tes”..gila kan polisi nawarin yang instant dan gk mendidik
Aku = “Test pak”
Polisi = “oh kalau gitu test kesehatan dulu di depan dan motor di parkir di depan”

Aku pun langsung mengikuti arahan dari polisi tersebut, aku parkir motor dan segera melakukan ter kesehatan. Pada saat test kesehatan, aku dan seluruh peserta test pasti lulus dikarenakan kita hanya di di ukur tinggi badan, berat badan, tanpa ditanya penyakit dsb yang dapat menyebabkan tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor. setelah itu, aku kembali ke polres dan di tengah jalan aku dipanggil oleh seseorang yang menanyakan “mau membuat SIM ya, mau di permudah apa ikut test yang sulit dan kemungkinan gagal sangat tinggi” gila kan..ada calo yang berkeliaran di Polres dan sepertinya itu sangat legal. Aku pun sempat tergoda dan menanyakan biasa dengan jalan belakang itu, dan biaya nya itu sekitar 300.000 kalau menembak dibandingkan dengan mengikuti test sekitar 115.000. Aku pun tidak mengikuti saran dari calo tersebut dan memilih untuk ikut ujian supaya terasa sulitnya mendapatkan SIM dengan jalan bersih itu. Aku mulai mendaftar di bagian administrasi dan aku mendapatkan name tag dan aku kaget ada tulisan pembuatan SIM tanpa menggunakan calo, tapi dalam keadaannya banyak calo yang berkeliaran. Tidak lama kemudian aku dan peserta lain dipanggil untuk diadakan ujian teori. Ujian teori soalnya berjumlah 30 dan harus benar dijawab 18 soal 60% dari soal dalam waktu 30 menit, 1 soal 1 menit yang menggunakan komputer. Aku dan peserta lainnya berjumlah 8 orang dan menjawab via tombol yang terhubungkan dengan komputer. Setelah pertanyaan ke-30 hasilnya pun langsung sudah dapat dilihat, dari 8 peserta hanya 3 yang berhasil maju ke ujian praktek, ketika itu aku menjawab soal dengan benar 20, sedangkan 2 peserta lagi 19 dan 18 soal yang benar. Ujian praktek dengan mengendedarai motor ada di hadapan kami. Polisi yang menguji kami mempercontohkan cara melewati rintangan tersebut, awalnya motor yang dibawa polisi naik ke seperti jembatan kemudian jalan lurus dengan sedikit belok, kemudian zig zag dan yang terakhir membuat angka delapan. Tanpa kesulitan polisi tersebut dapat menyelesaikan tanpa menyentuk pembatas, yaialah..secara dia sudah bertahun-tahun melaksanakan itu. Polisi mengizinkan kami mencoba lintasan dulu dengan motor pribadi sekitar 10 menit, setelah itu test pun mulai dilakukan. Aku menjadi orang pertama yang di test, pada kesempatan pertama aku gagal dan diberikan kesempatan yang kedua dan kembali gagal. Aku disuruh pulang dan kembali besok pagi. Nasib kedua peserta yang lain aku tidak tahu dikarenakan aku kecewa dan memutuskan pulang. Keesokan harinya aku datang lagi dengan persiapan mental dan fisik. Aku langsung mencoba track dan sudah siap mental dan fisik. Aku langsung naik keatas dan melewati rintangan satu persatu tanpa kesalahan…Yes,. Ya aku berhasil mengalahkan kegugupan ku..karena bagiku mental itu sangat penting dan teknik pengereman juga penting. Aku pun disuruh menunggu panggilan untuk penyerahan berkas, kemudian pembayaran di loket BRI, pengisian data, pemotretan, dan yang terakhir pengambilan SIM. Aku sangat senang ketika mendapatkan SIM walaupun prosesnya sangat sulit dan menunggu dua hari.

Tips Ujian SIM C
1. Sebelum berangkat ujian, alangkah baiknya Anda belajar dulu tentang contoh soal Ujian SIM C. Ujian teori itu mencangkup pengetahun dasar mengenai berkendaraan, arti dari rambu-rambu lalu lintas, persimpangan (kendaraan mana yang lebih dulu melewati persimpangan) dan arti dari beberapa gerakan polisi.
2. Ketika ujian praktek, gunakan motor yang ada gigi nya, jangan pake motor matic. gunakan gigi 2
3. pada saat melewati rintangan zig zag, ambil posisi sedekat mungkin dengan pembatas pertama sambil mengontrol gas dengan baik dan rem belakang selalu di injak sedikit
3. pada saat membuat angka delapan (rintangan paling sulit menurutku) gunakan gigi 2, injak sedikit terus rem belakan, pada saat membelok ambil agak melebar dan sesuaikan dengan arah panah yang tersedia.

Tahapan Membuat SIM C Baru
1. Ujian teori
2. Ujian praktek
3. Penyerahan berkas
4. Pembayaran ke loket BRI (100.000)
5. Pengisian data
6. Pemotretan
7. Pengambilan SIM
semua tahapan itu membutuhkan waktu 150 menit

Tahapan Perpanjangan SIM
1. Penyerahan berkas
2. Pembayaran ke loket BRI (75.000)
3. Pengisian data
4. Pemotretan
5. Pengambilan SIM
semua tahapan itu membutuhkan waktu 75 menit

Posted on June 9, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: